Perbaikan Rutilahu Terbentur Anggaran dan Kuota Bantuan

oleh -21 views

KEJAKSAN – Rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kota Cirebon masih mencapai 4 ribuan. Namun untuk mengentaskan persoalan tersebut membutuhkan waktu lama. Jumlah intervensi dari pemerintah baru mencapai ratusan unit per tahun. Tidak sebanding dengan banyaknya rumah yang membutuhkan renovasi.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (DPRKP) Kota Cirebon Ir Agung Sedijono MSi mengatakan, program rutilahu sebetulnya telah dilakukan hampir setiap tahun. Namun, kuota yang tertangani disesuaikan dengan kemampuan anggaran.

Baik itu kuota yang diberikan bantuan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi, maupun yang dianggarkan pemerintah Kota Cirebon melalui APBD Kota Cirebon.

Baca Juga: Target Kunjungan Wisata Kota Cirebon saat Pandemi Covid-19 akankah Meningkat?

Dikatakan Agung, untuk program rutilahu ini, ada istilah bantuan stimulan perumahan swadaya dari pemerintah pusat. Perumahan swadaya itu diselenggarakan dan dibangun oleh masyarakat secara swadaya.

Caranya, pemerintah pusat membuka sistem informasi bantuan perumahan, dengan mengintruksikan pemerintah kabupaten dan kota untuk mengirimkan database rumah yang layak ditangani.

Setelah data masuk maka akan dilakukan verifikasi sesuai kouta yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR Ditjen Perumahan.

“Kuota tahun 2020, Kota Cirebon kebagian 100 unit. Untuk 2021 masih belum pasti, karena sedang diverifikasi dulu. Tapi mudah-mudahan bisa sama bahkan bisa lebih banyak,” ujar Agung, kepada wartawan Jumat (8/1).

Untuk sistem yang dilakukan pemerintah pusat, setiap kelompok rumah dari beberapa kepala keluarga diberikan wewenang untuk membentuk forum. Calon penerimanya, menerima langsung uang kurang lebih Rp17,5 juta. Setelah itu ia langsung menunjuk toko bahan bangunan yang bisa diajak kerjasama.

“Bantuannya masuk ke rekening masing-masing penerima, lalu toko besi bangunan itu nanti menyuplai bahan bangunan. Setelah progres 30 persen, materialnya dibayar, sampai finish yang 100 persen,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *