Misa di Tengah Pandemi, Jumlah Jemaat Dibatasi

oleh -38 views
natal-pandemi
Persiapan penerapan protokol kesehatan di Gereja Santo Yusuf, Kamis (17/12). Misa natal akan diadakan dengan memperhatikan kapasitas ruangan. foto:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

LEMAHWUNGKUK – Ibadah Natal tahun ini akan sangat berbeda. Pandemi membuat gereja mesti melakukan pembatasan kapasitas jamaah. Gereja Santo Yusuf Cirebon salah satunya. Paroki telah menyiapkan sederet protokol kesehatan.

Seluruh jemaat yang akan mengikuti ibadah natal diwajibkan mengikuti ketentuan. Sekretaris Paroki Santo Yusuf Cirebon, MF Susiana menuturkan, rangkaian protokol kesehatan telah ditetapkan dari pintu masuk menuju gereja.

Sebelum masuk jemaat akan diwajibkan untuk mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer. Tak lupa mereka juga terlebih dahulu dicek suhu tubuh.

Lalu disediakan tiga jalur antrean masuk. Dua jalur disiapkan untuk anak usia 12 tahun ke atas dan satu lajur dikhususkan untuk lansia. “Jumlah jemaat dibatasi. Hanya yang usia di atas 12 tahun yang boleh ikut. Pastinya jemaat wajib mengenakan masker,” ungkapnya.

Baca juga: Muncul TPS Liar di Pesisir Panjunan

Social distancing pun diterapkan selama ibadah berlangsung. Pembatasan jumlah jemaat yang masuk akan diatur dengan mengenakan name tag. Saat tag habis, artinya tak ada lagi jemaat yang boleh masuk.

Jika biasanya satu bangku bisa diisi oleh 4 hingga 5 orang kini hanya bisa dua orang. Dari total jemaat yang biasanya mencapai 500 hingga 700 kali ini hanya bisa masuk 40 persennya saja.

Meski yang hadir dibatasi, rangkaian ibadah juga akan disiarkan langsung secara streaming di Youtube Gereja Santo Yusuf. “Mudah-mudahan suka cita Natal bisa diikuti juga dari rumah masing-masing,” terangnya.

Misa pertama akan mulai dilakukan pada tanggal 24 Desember mendatang pukul 17.00 WIB hingga 18.30 WIB. Kemudian petugas akan menyemprotkan desinfektan kembali kemudian misa kedua akan digelar kembali pada pukul 20.00 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.