Bangunan Liar Rusak Estetika Kota Cirebon

oleh -63 views

LEMAWUNGKUK-Keberadaan bangunan liar (bangli) di seberang Sungai Sukalila yang menempel langsung dnegan tembok pembatas Pelabuhan Cirebon menjadi PR baru bagi pemkot. Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati menyebutkan, bangunan liar tersebut menjadi tantangan penataan kawasan pesisir di Kelurahan Panjunan yang sedang berjalan.

Hanya saja, Eti menyebutkan, karena area itu merupakan kewenangan BBWS Cimanuk-Cisanggarung, maka pemkot akan mengirimkan surat ke BBWS. “Kami akan segera layangkan surat ke BBWS,” tegas Wawali.

Bangli sebut dia, berada di sempadan sungai. Pemerintah Kota Cirebon dalam hal ini tidak bisa berbuat banyak. Eti berharap di sepanjang Sungai Sukalila, baik di pesisir maupun seberangnya yang berbatas dengan Pelabuhan Cirebon bersih dari bangunan liar.

Baca juga: Trotoar Jalan Kartini-Siliwangi Akhir Pekan Tuntas

Bangunan liar ini, kata dia, sangat mempengaruhi keindahan kota ketika kawasan pesisir sudah selesai ditata. Apalagi saat ini proses penataan sudah dimulai dengan pengerukan sungai. Maka dari itu sambil pengerukan berjalan, pemkot akan menggrimkan surat ke BBWS dan bangunan liar itu bisa ditertibkan.

Mengenai kemungkinan pemilikan bangunan liar mendapatkan dana kerohiman, Eti menyebut pemkot tidak bisa melakukannya. Mengingat bangunan liar itu berada di wilayahnya BBWS. “Enggaklah mas, itu milik dan kewenangan BBWS,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Cirebon melakukan penataan kawasan pesisir, Kelurahan Panjunan melalui program Kotaku dari pemerintah pusat. Dalam program ini penataan dilakukan di RW 01 dan RW 10 Kelurahan Panjunan dengan anggaran Rp10 miliar yang berasal dari Kementrian PUPR. Penataan yang dilakukan diantaranya peningkatan drainase, peningkatan jembatan, pembuatan TPS 3R, pembuatan IPAL komunal, pedestrian, ruang terbuka publik, pekerjaan proteksi kebakaran dan lainnya. (abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.